Tag Archives: No Pungli

Jalan Sehat Dalam Rangka Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

Pengadilan Negeri Wates sebagai salah satu pengadilan yang ditunjuk untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Sistem ini dirancang untuk membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons tindakan penyuapan, serta mematuhi peraturan perundang- undangan yang berlaku.
Berkaitan dengan hal tersebut, pada hari Jum’at tanggal 13 Mei 2022 Pengadilan Negeri Wates melaksanakan Jalan Sehat dalam rangka Public Campaign sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat (eksternal) terkait pembangunan zona integritas dan pembangunan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Secara khusus Ketua Pengadilan Negeri Wates, Bapak Fery Haryanta, S.H., memberikan stiker anti korupsi dan meminta dukungan kepada masyarakat sekitar untuk turut mensukseskan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan tidak memberikan suap maupun gratifikasi kepada Pegawai Pengadilan Negeri Wates.

Pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta

Wates- Pada hari Selasa, 26 April 2022 yang bertempat di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri Wates, telah dilaksanakan Pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta. Dalam pembinaaan tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak Dr. H. Kresna Menon, S.H., M.Hum., beserta Hakim Tinggi, Sekretaris dan Panitera yang didampingi oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates Bapak Fery Haryanta SH., melakukan pembinaan kepada seluruh hakim, pejabat fungsional, pejabat struktural dan staf Pengadilan Negeri Wates Kelas IB.

Sebelum pembinaan berlangsung, Ketua PT Yogyakarta meninjau pelayanan di PTSP Pengadilan Negeri Wates dan memberikan beberapa arahan kepada petugas PTSP. Selain meninjau petugas PTSP, Ketua PT Yogyakarta bersama tim juga meninjau di setiap ruangan dan fasilitas yang ada di Pengadilan Negeri Wates.

     

Dalam pembinaan yang dilakukan di Ruang Sidang Garuda tersebut Pengadilan Negeri Wates mendapatkan kesan yang baik atas pencapaiannya dalam mendapat predikat WBK dan WBBM. Ketua PT Yogyakarta memberikan pesan kepada Pengadilan Negeri Wates untuk terus mempertahankan predikat tersebut dan terus berinovasi tidak hanya terkait dengan pelayanan namun juga untuk kebutuhan intern.

Selanjutnya pembinaan disampaikan oleh Hakim Pengawas Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak Haryanto, S.H., M.H., beliau memberikan apresiasi kepada Pengadilan Negeri Wates Kelas IB atas pencapaian nilai APM tertinggi di Indonesia. Dengan apresiasi tersebut Bapak Haryanto, S.H., M.H, memberikan slogan KLIC (Kompak, Lincah, Inovatif dan Cerdas) untuk Pengadilan Negeri Wates Kelas IB.

Diakhir pembinaan Ketua PT Yogyakarta memberikan arahan kepada hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Wates untuk disiplin dan memperhatikan dalam memberikan putusan. Putusan Hakim adalah mahkota hakim yang harus dijaga dan jangan sampai ketinggalan dengan kebijakan-kebijakan baru.

 

 

 

 

 

Pengadilan Negeri Wates Menjadi Salah Satu Pengadilan Percontohan Untuk Pencanangan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

Wates hari Senin tanggal 4 April 2022 Pengadilan Negeri Wates Kelas IB menghadiri Pencanangan Penerapan dan Evaluasi II SMAP sesuai dengan Surat Undangan Plt Kepala Badan Pengawasan MA RI No. 299/BP/HM.01.1/3/2022 tanggal 28 Maret 2022 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Sesuai SK Kepala Badan Pengawasan MA RI No. 20/BP/SK/III/2022. Pengadilan Negeri Wates Kelas IB ditunjuk sebagai satuan kerja yang menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

selain Pengadilan Negeri Wates ada 15 Pengadilan lainnya yang ditunjuk untuk menerapkan Sisitem Penyuapan Anti Penyuapan (SMAP) yaitu : Pengadilan Negeri Bogor, Pengadilan Negeri  Medan, Pengadilan Negeri  Pontianak, Pengadilan Negeri  Gorontalo, Pengadilan Negeri  Bandung, Pengadilan Negeri  Ambon, Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Pengadilan Agama Makassar, Pengadilan Agama Banjarmasin, Pengadilan Agama Batam, PTUN  Serang, PTUN Jakarta, PTUN Tanjung Pinang, PTUN Manado.

Sosialisasi Aplikasi Lentera oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum

Wates – Pada Hari Senin, tanggal 20 Desember 2021 telah dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Lentera (Layanan Elektronik Terpadu Peradilan Umum) oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI. Telah hadir tim dari Ditjen Badilum yaitu Oktaviandi Wahyu Nugroho, ST, Riswan Haryo Yudianto, S.Kom., dan Agustinus Evan Bangun Merdhiko, S.Kom. Lentera merupakan aplikasi yang memanfaatkan teknologi terkini untuk mempermudah pelayanan peradilan, yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum). Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di ruang sidang Garuda dan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates beserta seluruh jajarannya dengan menerapkan protokol kesehatan.
Aplikasi Lentera terdiri dari beberapa aplikasi meliputi e-layanan, yaitu layanan dengan menggunakan media elektronik, Sisuper yaitu aplikasi survey pelayanan elektronik untuk Survey Kepuasan Masyarakat (SKM), Survey Persepsi Anti Korupsi (SPAK) dan Survey Harian, Perkusi yaitu aplikasi pengawasan data eksekusi Pengadilan Negeri secara elektronik, Siproper yaitu aplikasi sebagai media dokumentasi profil satuan kerja di lingkungan Badan Peradilan Umum, dan E-brosur yaitu brosur pelayanan secara elektronik yang berisikan informasi.Dengan adanya aplikasi Layanan Elektronik Terpadu Peradilan Umum (Lentera) yang memanfaatan teknologi informasi yang modern, bisa membuat manajemen peradilan di Indonesia semakin baik dan efisien, di samping menumbuhkan kepercayaan publik akan lembaga peradilan yang bersih juga baik tata kelolanya.