Tag Archives: Pengadilan ramah disabilitas

Pelantikan Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Wates

Wates – Pada tanggal 12 April yang lalu, bertempat di Ruang Sidang Garuda telah dilaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jurusita Pengadilan Negeri Wates. Pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah Bapak Rusdiyanto. Telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates Bapak Fery Haryanta, SH. Diawali dengan pembacaan Petikan Surat Keputusan, Pelantikan, penanda tanganan Pakta Integritas dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Jabatan, dan penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan.
Dalam sumpahnya, Pejabat yang dilantik berjanji akan bekerja sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab dan juga berjanji akan menjaga integritas dan menghindarkan diri dari perbuatan tercela.
Hadirin yang mengikuti acara ini telah mematuhi protokol kesehatan, dan meskipun dalam pandemi covid 19 acara berjalan dengan lancar dan khidmat.

Pengadilan Negeri Sintang Berkunjung ke Pengadilan Negeri Wates

Wates- Pengadilan Negeri Sintang berkunjung ke Pengadilan Negeri Wates pada Hari Rabu dan Kamis tanggal 7-8 April 2021. Kunjungan selama dua hari ini dalam rangka study tiru ke Pengadilan Negeri Wates untuk memperoleh predikat WBK. Ketua Pengadilan Negeri Sintang Bpk Johanis Dairo Malo, SH., MH, bersama rombongan tiba di Pengadilan Negeri Wates pada hari Rabu sekitar pukul 15.00 WIB, dan disambut oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates Bapak Fery Haryanta, SH, bersama jajarannya.
Hari pertama rombongan dari Pengadilan Negeri Sintang menyaksikan pemaparan dari Hakim Pengadilan Negeri Wates Bpk Edy Sameaputty, SH., M.H, tentang kiat-kiat yang harus dilakukan untuk memperoleh WBK. Dalam pemaparannya disebutkan bahwa untuk mewujudkan Zona Integritas pada Pengadilan harus ada suatu inovasi-inovasi dalam berbagai hal termasuk pada pelayanan publik, serta adanya zona steril (pembatasan area) antara pegawai Pengadilan dan pengunjung, agar kondisi Pengadilan tetap aman dan kondusif, serta untuk meminimalisir keberadaan oknum-oknum yang diduga calo di lingkungan Pengadilan. Pada Pengadilan Negeri Wates pembatasan ini dilakukan dengan menerapkan pintu RFID (Radio Frequency Identification). Selain itu, kunci dari prinsip Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yaitu memberikan pelayanan publik yang prima dan bebas dari korupsi ataupun pungutan liar.
Untuk hari kedua Pengadilan Negeri Sintang melaksanakan office tour di Pengadilan Negeri Wates untuk melihat inovasi-inovasi yang telah dilakukan. Harapannya semoga Pengadilan Negeri Sintang juga segera meraih predikat WBK dan WBBM.

Pengadilan Agama Wonosari Mengunjungi Pengadilan Negeri Wates

Wates – Pengadilan Agama Wonosari mengunjungi Pengadilan Negeri Wates pada hari Selasa, tanggal 30 Maret 2021 dalam rangka study tiru untuk meraih predikat WBBM. Pengadilan Agama Wonosari telah mendapatkan predikat WBK pada tahun 2020 yang lalu. Hadir bersama rombongan Ketua Pengadilan Agama Wonosari, Ibu Rogaiyah, S.Ag, wakil ketua, hakim, dan beberapa pegawai Pengadilan Agama Wonosari. Seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya yang datang ke Pengadilan Negeri Wates, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan rombongan dibagi menjadi 2. Yaitu untuk menyaksikan pemaparan presentasi tentang WBBM dan yang lainnya untuk office tour guna melihat inovasi-inovasi yang dimiliki oleh Pengadilan Negeri Wates.
Tujuan dalam pembangunan ZI menuju WBK/WBBM adalah untuk pencegahan korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dalam implementasinya Pengadilan Negeri Wates dengan senantiasa meningkatkan akuntabilitas kinerja, menyusun perjanjian kinerja, mengampanyekan tentang anti gratifikasi dan penanggulangan korupsi, serta memberikan pelayanan terbaik untuk semua yang datang ke Pengadilan Negeri Wates tanpa terkecuali bagi penyandang disabilitas.

Jaga Integritas dan tetap patuhi protocol kesehatan ya Sobat Juara.

PENGADILAN NEGERI WATES BERKUNJUNG KE PENGADILAN RAMAH DIFABEL

Wates – Berangkat dari keinginan memberikan rasa nyaman baik bagi terdakwa maupun pengunjung Pengadilan Negeri Wonosari tak terkecuali difabel, Pengadilan Negeri Wonosari mengupayakan menjadi Pengadilan yang ramah difabel. Mindset atau perubahan paradigma terhadap layanan bagi penyandang disabilitas harus didahulukan untuk menerapkan Pengadilan ramah difabel. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas pelayanan peradilan.
Pengadilan Negeri Wonosari telah menerima Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai Role Model dalam mewujudkan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan/ Berkebutuhan Khusus Tahun 2020, oleh karena itu Pengadilan Negeri Wates melakukan study banding ke Pengadilan Negeri Wonosari pada hari Senin, 22 Maret 2021. Rombongan study banding dari Pengadilan Negeri Wates dipimpin oleh Bapak Fery Haryanta, SH, selaku Ketua Pengadilan Negeri Wates, Panitera, Sekretaris, Hakim, dan beberapa pegawai Pengadilan Negeri Wates. Rombongan diterima dengan ramah oleh keluarga besar Pengadilan Negeri Wonosari.
Untuk saat ini Pengadilan Negeri Wates telah memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan untuk difabel, seperti guiding block difabel, tempat parkir difabel, toilet khusus difabel dan kursi roda, semoga kedepannya Pengadilan Negeri Wates bisa berbenah dan bisa melengkapi fasilitas bagi difabel, hingga terwujudnya Pengadilan yang ramah difabel.

Pengadilan Ramah Disabilitas, Pengadilan Negeri Purworejo Study Banding ke Pengadilan Negeri Wates

Wates – Setelah pada tanggal 3 Desember yang lalu Pengadilan Negeri Wates menjadi salah satu study object untuk para peserta Bimbingan Teknis Pelayanan Hukum Disabilitas Tahun 2020 yang diadakan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis yaitu mengenai Penerapan sarana dan prasarana disabilitas pada Pengadilan Negeri Wates. Kini Pengadilan Negeri Purworejo berkunjung ke Pengadilan Negeri Wates dalam rangka study banding terkait sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas yang ada pada Pengadilan Negeri Wates, Selasa (29/12/2020).

Setibanya rombongan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Purworejo Bapak Sutarno, SH., M.Hum, beserta para Hakim dan Staf Pengadilan Negeri Purworejo, diarahkan di ruang tamu terbuka dan disambut oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Panitera serta para Hakim Pengadilan Negeri Wates. Pemaparan tentang sarana dan prasarana penyandang disabilitas disampaikan oleh Wakil Ketua PN Wates Ibu Husnul Khotimah, SH.,MH., di ruang rapat. Setelah pemaparan dilanjutkan dengan office tour serta melihat sarana dan prasarana difabel pada PN Wates. Di masa pandemi seperti ini, PN Wates telah menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk kantor, menggunakan masker, dan dicek suhu tubuh terlebih dahulu.

Penyandang disabilitas mempunyai hak atas perlakuan yang sama dihadapan hukum, dan berhak memperoleh penyediaan aksesibilitas dalam pelayanan peradilan. Pengadilan Negeri Wates berupaya memberikan aksesibilitas pelayanan pengadilan bagi penyandang disabilitas.

Pengadilan Negeri Wates sebagai pengadilan yang melaksanakan pembangunan zona integritas, tidak akan lepas perhatian dalam melindungi, menghormati, memajukan, dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan akses peradilan.

Pengadilan Negeri Wates Ramah Disabilitas

Wates – Kamis, 3 Desember 2020, PN Wates menjadi salah satu study object untuk para peserta Bimbingan Teknis Pelayanan Hukum Disabilitas Tahun 2020 yang diadakan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum. Kunjungan ke Pengadilan Negeri Wates ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis yaitu mengenai Penerapan sarana dan prasarana disabilitas pada Pengadilan Negeri Wates.
Peserta bimbingan teknis yang berjumlah kurang lebih 40 orang tersebut sebagian besar adalah Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan di Jawa. Setibanya di PN Wates, rombongan langsung dicek suhu, dan diarahkan untuk mencuci tangan atau memakai handsanitizer oleh security dan duta pelayanan PN Wates.

Rombongan dibagi menjadi dua kelompok yang dibagi untuk melakukan office tour yang didampingi oleh hakim PN Wates, Bapak Edy Sameaputty, S.H., dan Bapak Yudith Wirawan, S.H., M.H., serta menyaksikan pemaparan fasilitas difabel oleh Wakil Ketua PN Wates, Ibu Husnul Khotimah, SH., MH, yang di hadiri juga oleh Ketua PN Wates bpk Iwan Anggoro Warsita, SH., M.Hum, dan Ibu Zahlisa Vitalita, S.H., Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Dirjen Badilum. Dalam office tour ini, rombongan meninjau seluruh fasilitas difabel dan pelayanan publik PN Wates. PN Wates berkomitmen akan terus menambah fasilitas pelayanan bagi tamu / masyarakat pencari keadilan penyandang disabilitas, baik secara fisik berupa sarana prasarana, maupun kompetensi pegawai sebagai pembimbing difabel.

Tanggal 3 Desember setiap tahun diperingati sebagai Hari Internasional Disabilitas. Masyarakat yang menyandang disabilitas mempunyai hak-hak yang sama seperti warga negara lainnya. Perlakuan yang sama di depan hukum harus dapat terwujud untuk para pencari keadilan yang merupakan penyandang disabilitas. Pengadilan Negeri Wates telah berupaya memberikan aksesibilitas pelayanan pengadilan bagi difabel. Selain kursi roda dan alat bantu jalan, telah terpasang guiding block sejak gerbang masuk pengadilan sampai ke layanan PTSP. Tangga jalan khusus difabel juga telah ada sejak pembangunan gedung yang berlokasi di Jalan K.H. Ahmad Dahlan Nomor 16 Wates Kulon Progo ini.

PN Wates memiliki toilet khusus untuk difabel. Toilet ini dilengkapi dengan panic button. Tombol yang difungsikan untuk pemberitahuan keadaan darurat atau kondisi yang membutuhkan bantuan, sangat penting bagi masyarakat pencari keadilan penyandang disabilitas. Petugas pengadilan yang berjaga pun akan siap sedia membantu para difabel apabila memerlukan pendampingan.
Pengadilan Negeri Wates sebagai pengadilan yang melaksanakan pembangunan zona integritas, tidak akan lepas perhatian dalam melindungi, menghormati, memajukan, dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan akses peradilan.