Tag Archives: Pengadilan WBBM

Sosialisasi Aplikasi Lentera oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum

Wates – Pada Hari Senin, tanggal 20 Desember 2021 telah dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Lentera (Layanan Elektronik Terpadu Peradilan Umum) oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI. Telah hadir tim dari Ditjen Badilum yaitu Oktaviandi Wahyu Nugroho, ST, Riswan Haryo Yudianto, S.Kom., dan Agustinus Evan Bangun Merdhiko, S.Kom. Lentera merupakan aplikasi yang memanfaatkan teknologi terkini untuk mempermudah pelayanan peradilan, yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum). Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di ruang sidang Garuda dan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates beserta seluruh jajarannya dengan menerapkan protokol kesehatan.
Aplikasi Lentera terdiri dari beberapa aplikasi meliputi e-layanan, yaitu layanan dengan menggunakan media elektronik, Sisuper yaitu aplikasi survey pelayanan elektronik untuk Survey Kepuasan Masyarakat (SKM), Survey Persepsi Anti Korupsi (SPAK) dan Survey Harian, Perkusi yaitu aplikasi pengawasan data eksekusi Pengadilan Negeri secara elektronik, Siproper yaitu aplikasi sebagai media dokumentasi profil satuan kerja di lingkungan Badan Peradilan Umum, dan E-brosur yaitu brosur pelayanan secara elektronik yang berisikan informasi.Dengan adanya aplikasi Layanan Elektronik Terpadu Peradilan Umum (Lentera) yang memanfaatan teknologi informasi yang modern, bisa membuat manajemen peradilan di Indonesia semakin baik dan efisien, di samping menumbuhkan kepercayaan publik akan lembaga peradilan yang bersih juga baik tata kelolanya.

BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Yogyakarta Mengunjungi Pengadilan Negeri Wates

Wates – Predikat WBBM  merupakan bentuk apresiasi yang diberikan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi  (Kemenpan RB) terhadap Instansi Pemerintah dan unit kerja yang sungguh-sungguh melaksanakan pembangunan zona integritas,  serta  memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi dan telah mampu mencegah KKN, sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang prima dan berintegritas.   PN Wates telah meraih predikat WBBM pada tahun 2020 yang lalu, atas capaian ini beberapa Pengadilan  maupun instansi lainnya berkunjung ke PN Wates untuk melaksanakan study banding.

Pada hari Selasa  tanggal 31 Agustus 2021,  BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Yogyakarta mengunjungi PN Wates untuk studi banding terkait WBBM, dimana diketahui bahwa BBPOM Yogyakarta telah menerima predikat WBK  pada tahun 2020. Turut hadir Ibu Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes,  Kepala BBPOM Yogyakarta beserta rombongan. Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates, Bapak Fery Haryanta, SH., beserta jajarannya. Penjelasan mengenai upaya-upaya yang telah dilakukan PN Wates dalam memperoleh predikat WBBM dilaksanakan di Ruang Tamu Terbuka  oleh Bapak Edy Sameaputty SH., MH., salah satu hakim di Pengadilan Negeri Wates. Kegiatan study banding dilanjutkan dengan office tour guna untuk melihat fasilitas pelayanan publik maupun inovasi pelayanan yang ada di PN Wates . Kegiatan ini  diakhiri dengan  penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama  tetap menerapkan protocol kesehatan.

 

Dengan adanya study banding baik dari Pengadilan maupun instansi lain diharapkan ada masukan untuk PN Wates, sehingga pengadilan yang memiliki wilayah yurisdiksi Kabupaten Kulon Progo ini dapat meningkatkan  budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik, serta tuntutan pelayanan masyarakat yang cepat, tepat dan efisien dapat terwujud.

 

Salam PN Wates Juara!!

Mendukung Percepatan Transformasi Keuangan Digital, PN Wates Kerjasama dengan Bank BTN Yogyakarta

Senin, tanggal 26 Juli 2021 bertempat di Ruang Sidang Garuda, berlangsung kegiatan Penandatanganan Kerja sama antara Pengadilan Negeri Wates dengan Bank BTN Yogyakarta, tentang Layanan Pembayaran Menggunakan Aplikasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard ).
QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan QR Code yang diinisiasi oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan industri sistem pembayaran untuk mewujudkan transaksi yang cepat, mudah, murah aman dan handal. Kerjasama ini dimaksudkan dalam rangka mendukung percepatan transformasi keuangan digital di Pengadilan Negeri Wates.
transaksi menggunakan QRIS dapat dilakukan baik dengan tatap muka maupun tanpa tatap muka.
Saat ini, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat. Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR Code dari aplikasi manapun penyelenggaranya.
Penggunaan QRIS memiliki berbagai manfaat antara lain menghindari adanya uang palsu dalam bertransaksi, serta membantu pencegahan penyebaran Covid karena transaksi dapat dilakukan tanpa kontak fisik. Selain itu, transaksi pembayaran melalui QRIS di Pengadilan Negeri Wates zero MDR (Merchant Discount Rate) charges atau bebas biaya transaksi.
“Harapannya dengan tambahan pelayanan ini bisa menambah kemudahan para pencari keadilan untuk bertransaksi terutama dalam hal pembayaran perkara di Pengadilan negeri Wates”, ucap Wakil kepala Cabang Bank BTN Yogyakarta Bapak Imam Ghazali.

STUDY TIRU KE PENGADILAN NEGERI WATES

Wates – Zona Integritas (ZI) di lingkungan Mahkamah Agung adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Sedangkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Pengadilan Negeri Wates telah memperoleh predikat WBK pada tahun 2019 dan WBBM pada tahun 2020 yang lalu. Atas upaya ini Pengadilan Negeri Wates membuka kesempatan kepada instansi lain yang ingin melakukan sharing maupun study tiru ke Pengadilan Negeri Wates. Seperti yang yang telah dilakukan dari Pengadilan Agama Wates dan Rupbasan Wates yang  telah mengunjungi Pengadilan Negeri Wates dalam rangka untuk sharing untuk memperoleh predikat WBK maupun WBBM pada Hari Kamis yang lalu (25/02/2021). Dan pada minggu terakhir Bulan Februari tahun 2021, Pengadilan Negeri Malang Kota juga mengunjungi Pengadilan Negeri Wates untuk study tiru tentang apa dan bagaimana upaya dalam memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik khususnya dalam memperoleh predikat WBBM pada Hari Jumat(26/02/2021).

Diharapkan melalui pembangunan Zona Integritas ini unit kerja yang telah mendapat predikat WBK/WBBM dapat menjadi pilot project dan benchmark untuk unit kerja lainnya sehingga seluruh unit kerja tersebut diberikan kebebasan untuk bekerja dengan benar sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan. Selain itu unit kerja berpredikat WBK/WBBM merupakan outcome dari upaya pencegahan korupsi yang dilaksanakan secara konkrit di dalam lingkup Zona Integritas. Semoga dengan ini menjadikan Pengadilan Negeri Wates semakin baik lagi dalam  upaya pencegahan korupsi maupun dalam pelayanan publik.

Pengadilan Wates JUARA !

 

Menjadi Salah Satu dari 2 Pengadilan Negeri se Indonesia, PN Wates Meraih Penghargaan Teritinggi ZI WBBM

Wates – Melengkapi raihan prestasi PN Wates pada awal bulan Desember yang mendapatkan Juara II Keterbukaan Informasi Publik Kategori Lembaga Yudikatif dan penghargaan Menuju Inovatif dari Komisi Informasi Daerah D.I. Yogyakarta, PN Wates mendapatkan apresiasi penghargaan WBBM dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Hal ini berarti bahwa pengadilan yang memiliki wilayah yurisdiksi Kabupaten Kulon Progo berhasil mendapatkan penghargaan zona integritas WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Dari 59 unit kerja yang diusulkan Mahkamah Agung RI, Pengadilan Negeri Wates termasuk dalam 9 (sembilan) unit kerja yang diundang menerima penghargaan predikat WBMM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani). Dari kesembilan satuan kerja, yang merupakan pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan umum, hanya PN Wates dan PN Bogor.

Apresiasi tertinggi dalam pembangunan zona integritas ini merupakan wujud nyata upaya kinerja PN Wates memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan. PN Wates sebelumnya telah mendapatkan penghargaan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) pada akhir 2019. WBBM merupakan tingkatan yang lebih tinggi setelah WBK.

Penghargaan dari Menpan RB yang diserahkan pada hari ini Senin tanggal 21 Desember 2020 dilakukan secara virtual. Semoga PN Wates dapat mempertahankan predikat WBBM dan semakin maju dalam melakukan tugas dan fungsinya sebagai lembaga peradilan yang jempolan, unggul, apik, resik, dan akuntabel, serta dapat menjadi pengadilan yang mengedukasi masyarakat tentang hukum dan keadilan guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, adil, dan sejahtera.

PN Wates J.U.A.R.A !!!