Tag Archives: Tilang Pengadilan Negeri Wates

Pengadilan Negeri Sintang Berkunjung ke Pengadilan Negeri Wates

Wates- Pengadilan Negeri Sintang berkunjung ke Pengadilan Negeri Wates pada Hari Rabu dan Kamis tanggal 7-8 April 2021. Kunjungan selama dua hari ini dalam rangka study tiru ke Pengadilan Negeri Wates untuk memperoleh predikat WBK. Ketua Pengadilan Negeri Sintang Bpk Johanis Dairo Malo, SH., MH, bersama rombongan tiba di Pengadilan Negeri Wates pada hari Rabu sekitar pukul 15.00 WIB, dan disambut oleh Ketua Pengadilan Negeri Wates Bapak Fery Haryanta, SH, bersama jajarannya.
Hari pertama rombongan dari Pengadilan Negeri Sintang menyaksikan pemaparan dari Hakim Pengadilan Negeri Wates Bpk Edy Sameaputty, SH., M.H, tentang kiat-kiat yang harus dilakukan untuk memperoleh WBK. Dalam pemaparannya disebutkan bahwa untuk mewujudkan Zona Integritas pada Pengadilan harus ada suatu inovasi-inovasi dalam berbagai hal termasuk pada pelayanan publik, serta adanya zona steril (pembatasan area) antara pegawai Pengadilan dan pengunjung, agar kondisi Pengadilan tetap aman dan kondusif, serta untuk meminimalisir keberadaan oknum-oknum yang diduga calo di lingkungan Pengadilan. Pada Pengadilan Negeri Wates pembatasan ini dilakukan dengan menerapkan pintu RFID (Radio Frequency Identification). Selain itu, kunci dari prinsip Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yaitu memberikan pelayanan publik yang prima dan bebas dari korupsi ataupun pungutan liar.
Untuk hari kedua Pengadilan Negeri Sintang melaksanakan office tour di Pengadilan Negeri Wates untuk melihat inovasi-inovasi yang telah dilakukan. Harapannya semoga Pengadilan Negeri Sintang juga segera meraih predikat WBK dan WBBM.

Sosialisasi, Workshop dan FGD Pelayanan Penyandang Disabilitas Oleh PUSHAM UII

Wates – Pada Hari Senin, tanggal 05 April 2021, Pusat Study Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia (UII) diundang oleh Pengadilan Negeri Wates untuk memberikan sosialisai maupun workshop tentang pelayanan bagi penyandang disabilitas. Pengadilan Negeri Wates terus berupaya meningkatkan aksesibilitas terhadap pelayanan masyarakat difabel. Direktur Pusat Study Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Islam Indonesia (UII) Eko Riyadi, SH., sangat mengapresiasi upaya perbaikan yang dilakukan Pengadilan Negeri Wates. “Saya berharap PN Wates menjadi rujukan bagi perbaikan layanan bagi penyandang disabilitas khususnya dan kepada masyarakat pencari keadilan pada umumnya bagi seluruh pengadilan yang ada di Indonesia”, pungkasnya.