Tag Archives: WBK

PN Wates Mendapat Kunjungan dari PN Jepara

Wates – Setelah Pengadilan Negeri Wonosari study banding ke Pengadilan Negeri Wates pada bulan November 2020 lalu, kali ini Pengadilan Negeri Jepara juga mengunjungi PN Wates. Kunjungan PN Jepara ini dalam rangka study banding mengenai Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) dan Zona Integritas, pada Hari Jumat (04/12/2020). Rombongan PN Jepara yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Bapak Buyung Dwikora S.H., M.H., bersama panitera dan beberapa hakim serta staff PN Jepara tiba di PN Wates pukul 13.00 WIB. Dimasa pandemi covid 19 setiap tamu maupun masyarakat yang berkepentingan di PN Wates wajib memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

Sebelum pada pemaparan yang berkaitan dengan pelayanan publik, Ketua PN Wates Bapak Iwan Anggoro Warsita, SH., M.Hum., menyuguhkan video profil PN Wates sebagai materi pembuka, kemudian dilanjutkan dengan materi pemaparan tentang inovasi-inovasi PN Wates yang bertempat di ruang Rapat Utama. Dengan adanya pemaparan tersebut Ketua PN Jepara berharap dapat menambah pengetahuan dan mampu membuka wawasan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di PN Jepara. Seperti yang disampaikan Ketua PN Jepara Bapak Buyung Dwikora, SH., MH., “Semoga bahan-bahan dari PN Wates ini bisa menjadi perubahan untuk PN Jepara”, ucap beliau. Bapak Buyung Dwikora, SH., MH.,sendiri pernah menjabat sebagai Ketua PN Wates pada tahun 2013-2015. Acara kunjungan ini diakhiri dengan office tour berkeliling kantor melihat fasilitas-fasilitas dan inovasi pelayanan pada PN Wates.

Dengan telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan kini menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) semoga menjadikan PN Wates sebagai pengadilan percontohan yang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan tetap menjaga integritas.

Kunjungan Tim Evaluator Menpan RB dan Tim Mahkamah Agung RI

Wates – Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah, yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitemen untuk mmewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani melalui Reformasi Birokrasi khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan public.
Pada tanggal 05 November 2020 lalu, Tim Evaluator Kemenpan RB melakukan Desk Evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas setelah meraih predikat WBK menuju WBBM Pengadilan Negeri Wates, hari ini, Senin tanggal 30 November 2020, Tim Evaluator Kementrian Aparatur Negara Reformasi Birokrasi yang didampingi oleh Tim dari Mahkamah Agung, meninjau inovasi-inovasi di Pengadilan Negeri Wates secara langsung.
Dimana pada tanggal 10 Desember 2019 yang lalu PN Wates telah menerima Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Wilayah Bebas dari Korupsi adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan system manajemen sumber daya manusia, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.
Tidak sampai disitu, PN Wates juga terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan public, dengan membuat inovasi-inovasi guna terciptanya pelayanan peradilan yang prima untuk memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, seperti dalam pemaparan Ketua Pengadilan Negeri Wates, Bapak Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum., di ruang rapat utama P0engadilan Negeri Wates.

PN WATES JADI TUAN RUMAH PEMBINAAN DAN KOORDINASI PENGADILAN NEGERI Se – DI YOGYAKARTA OLEH PT YOGYAKARTA

Wates  – PN Wates menjadi destinasi diselenggarakannya pembinaan dan koordinasi bidang kesekretariatan pengadilan negeri se-provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (24/11/2020). Pembinaan yang bertujuan meningkatkan kinerja, mempercepat pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas ini bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Wates.

Sekretaris Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak Drs. Muhidin, M.H, dalam pengantar umumnya menyampaikan bahwa walaupun kesekretariatan merupakan supporting unit, peran strategis kesekretariatan sangat menentukan mau dijadikan apa dan bagaimana kantor pengadilan ke depan. Di era 4.0 ini pengadilan harus berinovasi.

Kegiatan yang dikemas dalam wujud FGD (Forum Grup Discussion) tersebut diadakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Hakim ad hoc Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak Sutisna, S.Sos, M.Pd, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan, turut hadir dalam acara ini.
Pemaparan capaian-capian kinerja dan inovasi dari masing-masing pengadilan negeri sewilayah hukum Pengadilan Tinggi Yogyakarta menjadi bahan pembahasan diskusi hari ini. Kendala pengelolaan SDM, anggaran, dan perencanaan dicarikan solusi bersama. Acara yang menjadi stimulus dan formula pengelolaan pengadilan ini diharapkan bermanfaat meningkatkan kompetensi dan koordinasi pelaksanaan fungsi kesekretariatan guna menunjang tugas pokok pengadilan sebagai pemagang kekuasaan kehakiman.

PN Wonosari Sharing and Study Banding Zona Integritas PN Wates

Wates, 20/11/2020 – Pengadilan Negeri Wates yang pada tahun 2019 mendapatkan predikat WBK (Wilyah Bebas dari Korupsi) dan pada tahun 2020 ini mengikuti desk evaluasi menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani), menjadi daya tarik studi banding bagi pengadilan lainnya. Hari ini, Jumat, 20 November 2020, Pengadilan Negeri Wates mendapatkan kunjungan dari Pengadilan Negeri Wonosari untuk sharing and study melihat lebih dalam implementasi pembangunan zona integritas di PN Wates.

Pemaparan pembangunan zona integritas per area menjadi materi pembuka yang disampaikan Ketua PN Wates, Bpk Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum. kepada delegasi PN Wonosari. Inovasi-inovasi yang diterapkan dalam pelayanan peradilan dijelaskan dengan gambang oleh pimpinan PN Wates. Studi banding yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ini bertempat di Ruang Rapat Utama PN Wates. Pemutaran video profil dan video inovasi PN Wates menjadi objek yang menarik dalam kunjungan tersebut. Acara kunjungan PN Wonosari diakhiri dengan office tour berkeliling kantor melihat fasilitas-fasilitas dan inovasi pelayanan pada PN Wates.

Mempelajari dan mengimplementasikan pembangunan zona integritas menjadi kegiatan yang penting diperhatikan dalam tata peradilan modern. Pengadilan sebagai instansi yudikatif yang telah melaksanakan e-government mengambil peran strategis melalui inovasi-inovasi berbasis teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Sejalan dengan visi untuk mewujudkan pengadilan yang agung, semoga pengadilan dapat terus membangun zona integritas mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi, mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, guna menegakkan hukum dan keadilan.

RUANG EDUKASI DAN INTEGRITAS DALAM SENANDUNG WATES JUARA

“Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya.” (Ki Hadjar Dewantara).

Peringatan HUT Mahkamah Agung ke-75 menjadi titik awal Pengadilan Negeri Wates menghadirkan terobosan baru berupa Ruang Edukasi, Taman Integritas dan Jingle Pengadilan Negeri Wates. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Bapak Iwan Anggoro Warsita S.H.,M.Hum. (Ketua PN Wates) dan Ibu Husnul Khotimah,S.H.,M.H. (Wakil Ketua PN Wates) pada tanggal 19 Agustus 2020 di tengah pandemik covid-19. Untuk itu, setiap Hakim dan pegawai wajib menggunakan masker dan melakukan pengukuran suhu tubuh.
Ruang Edukasi merupakan integrasi dari beberapa bagian yaitu Pojok Edukasi, Media Edukasi, Ruang Edukasi Anak, Tempat Ibadah (Mushola) dan Coworking Space. Setiap bagian mempunyai fungsi dan tujuan masing-masing. Walaupun demikian, semuanya masih dalam bingkai proses edukasi untuk masyarakat atau pengunjung PN Wates.
Pojok Edukasi menyediakan buku bacaan untuk Pengunjung. Berbagai jenis buku bacaan disediakan, mulai dari buku sosial, ilmu hukum, keagamaan sampai dengan buku cerita anak-anak. Setiap pengunjung dapat membaca buku-buku tersebut, namun tidak boleh dibawa pulang. Meskipun demikian, Pengunjung dapat membaca buku di sofa tempat duduk yang nyaman sambil menikmati hembusan udara sejuk dari alat pendingin udara.
Selain buku bacaan, Pojok Edukasi menyediakan Televisi, fasilitas charging handphone dan locker yang dilengkapi kunci untuk pengunjung. Misalnya pengunjung sidang harus mengikuti sidang namun buku belum selesai dibaca maka dapat disimpan di locker. Dalam hal ini, Pojok Edukasi merupakan fasilitas untuk mendukung peningkatan literasi di masyarakat.
Apabila ingin membaca sambil menikmati makanan ringan, Pengunjung dapat mendatangi Media Edukasi. Berbagai makanan ringan dan minuman kemasan telah tersedia dengan konsep ambyar, ambil langsung bayar. Jadi, Pengunjung bebas mengambil makanan atau minuman lalu membayarnya dengan meletakkan uang di tempat yang disediakan. Tujuan Media Edukasi antara lain mendidik untuk berperilaku anti korupsi dan melatih untuk lebih bertanggung jawab dalam setiap tindakan. Pada prinsipnya, Media Edukasi adalah Kantin Kejujuran kekinian.
Pengunjung yang membawa anak kecil dapat mengajak anaknya bermain di Ruang Edukasi Anak. Tempat ini menyediakan berbagai mainan untuk mengembangkan aspek kognitif dan perkembangan perseptual motorik anak. Ruang Edukasi Anak dirancang khusus agar anak dapat bermain sambil belajar. Keberadaan Ruang Edukasi Anak diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung pada objek edukasi sehingga anak dapat memperoleh pendidikan dengan cara yang edukatif dan rekreatif.
Tempat Ibadah (Musholla) menjadi salah satu bagian yang terintegrasi dalam Ruang Edukasi. Keberadaan Musholla dimaksudkan untuk memudahkan Pengunjung melaksanakan kegiatan keagamaan dengan nyaman. Untuk maksud itu, Musholla dilengkapi dengan sajadah, mukena dan alat pendingin udara. Akan tetapi di masa pandemi Covid 19, fasilitas sajadah dan mukena ditiadakan untuk sementara waktu.
Ruang Edukasi berusaha menghadirkan rasa empati di antara Pengunjung. Sikap empati adalah sikap yang muncul dari rasa iba atas derita orang lain. Sikap ini secara umum akan memiliki keinginan yang kuat untuk membantu orang lain sesuai kemampuannya. Untuk itu disediakan Kursi Prioritas di dalam Ruang Edukasi. Kursi Prioritas ini diperuntukkan wanita hamil, lanjut usia, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak. Tujuan akhirnya, proses edukasi ini akan menumbuhkan rasa peduli dan hormat kepada mereka yang memang diprioritaskan untuk duduk walaupun bukan berada di kursi prioritas.
Ruang Edukasi juga menyediakan coworking space (ruang kerja bersama) tanpa ada biaya atau gratis. Coworking space adalah sebuah tempat bagi individu-individu yang memiliki latar belakang pekerjaan bekerja dalam sebuah tempat. Fasilitas yang tersedia di coworking space ini antara lain kursi dan meja yang dilengkapi stopkontak serta akses internet melalui WIFI secara gratis. Selanjutnya secara bertahap akan disediakan komputer meja (desktop) dan mesin pencetak (printer).
Pada intinya Ruang Edukasi secara langsung maupun tidak langsung akan menumbuhkan Integritas. Hal ini penting berkaitan dengan adanya krisis integritas yang dikeluhkan masyarakat terhadap seluruh elemen di Pengadilan. Oleh karena itu untuk merespon keluhan masyarakat maka PN Wates juga membangun Taman Integritas.
Taman Integritas ini berbentuk taman kecil yang yang terhubung dengan Ruang Edukasi. Selain sebagai Public campaign PN Wates, Taman Integritas dapat digunakan oleh Pengunjung sebagai background untuk berswafoto dengan props bertemakan anti korupsi yang telah disediakan. Pada akhirnya, Pengunjung yang berswafoto di depan Taman Integritas secara tidak langsung akan “mempublikasikan diri” anti korupsi.
Taman Integritas adalah cara seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan PN Wates untuk menunjukan kesatuan yang utuh dan sikap yang teguh dalam mempertahankan prinsip tidak mau korupsi. Taman Integritas juga merupakan bentuk pertanggungjawaban PN Wates sebagai Unit kerja (Pengadilan) penerima predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2019. Selain itu untuk menegaskan PN Wates sebagai salah satu Unit kerja penerima WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) yang telah diusulkan oleh Mahkamah Agung Tahun 2020.
Keberadaan Ruang Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Wates merupakan salah satu upaya PN Wates dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bagi bangsanya, dan bagi manusia di dunia. Kehadiran Ruang Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Wates menjadi lengkap dengan senandung PN Wates Juara. Lagu yang mengekspresikan pengalaman Penciptanya, Ade Wahyu Hidayat (Juru Sita Pengganti) dalam menjalankan tugas dan fungsinya di Pengadilan Negeri Wates.
JUARA adalah slogan PN Wates sebagai singkatan dari Jempolan, Unggul, Apik, Resik Akuntabel. Namun tidak berhenti sebagai slogan semata, JUARA ini diwujudkan dengan prestasi diantaranya Juara II PN Kelas 1B dalam Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2020. Prestasi tersebut merupakan peningkatan setelah sebelumnya menjadi Juara III PN Kelas 1B dalam Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2018. Oleh karena itu tidaklah heran jika videotron sebagai media sosialisasi PN Wates berkumandang elegan di seantero Yogyakarta International Aiport (YIA). Akhirnya, Ruang Edukasi dan Taman Integritas di PN Wates berpadu dalam sebuah senandung, PN Wates JUARA.
PN Wates siap melayani anda
Melayani dengan segenap jiwa
Pelayanan prima tanpa biaya
Sesuai motto kita sang juara
PN Wates siap melayani anda
Melayani dengan setulus cinta
Pelayanan prima tanpa biaya
Sesuai motto kita sang juara
Jempolan,unggul,apik,resi, akuntabel pelayanannya
Komitmen kita bersama-sama
PN Wates selalu juara
Jempolan,unggul,apik,resik akuntabel pelayanannya
Komitmen kita bersama-sama
PN Wates selalu juara

(Jingle PN Wates JUARA)

Oleh: Bayu Ruhul Azam (Hakim PN Wates)

*Artikel ini telah dimuat pada majalah DANDAPALA Volume VI, Edisi 36, Juli-Agustus 2020

Peringati HUT KE-75 Mahkamah Agung RI, Pengadilan Negeri Wates Launching Pojok Edukasi, Taman Integritas, dan Jingle ‘PN Wates Juara’

Wates – (19/08/2020) Memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Pengadilan Negeri meluncurkan Pojok Edukasi, Taman Integritas, dan Jingle ‘PN Wates JUARA’. Inovasi terbaru PN Wates ini merupakan wujud pemberian pelayanan prima kepada masyarakat pengguna pengadilan.

Mengawali peresmian inovasi pada hari ini, Ketua Pengadilan Negeri Wates, Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum. membuka acara dengan sambutan. Bapak Ketua PN Wates menerangkan bahwa integritas itu ada dua macam, yakni kesolehan dan kemurnian. Kesolehan ditunjukkan dengan pemasangan tulisan-tulisan anti korupsi dan pembangunan zona integritas secara nyata, sementara kemurnian harus dihidupkan dengan membangun jiwa yang bersih, yang murni, yang memang jauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Bertepatan dengan euforia peringatan hari jadi Mahkamah Agung, hari ini lagu ‘PN Wates JUARA’ secara resmi dirilis sebagai jingle resmi pengadilan yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan 16 Wates tersebut. Lagu yang bergenre pop itu merupakan hasil karya ciptaan Ade Wahyu Hidayat, Juru Sita Pengganti PN Wates.

Selanjutnya, pengguntingan pita menandai pembukaan Pojok Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Negeri Wates. Pojok Edukasi menyediakan koleksi buku-buku dan majalah yang dapat dimanfaatkan para pihak saat menunggu antrean persidangan. Ruang Mediasi (Media Edukasi) akan nyaman digunakan pengunjung sidang untuk mengecek kelengkapan berkas maupun berselancar online dengan WiFi nirbiaya. Pada ruangan ini terdapat pula space kantin kejujuran. Pengunjung dapat membeli makanan/minuman dengan mengambil dan membayar sendiri secara langsung tanpa adanya penjual. Area ini mengajarkan nilai-nilai kejujuran untuk selalu diterapkan dimanapun berada.

Masih dalam upaya membangun pelayanan publik yang berprinsip good governance, Media Edukasi PN Wates ini ditata dengan bertujuan agar dapat berfungsi sebagai ruang tunggu terintegrasi yang mempunyai fasilitas mushola, taman bacaan manual dan elektronik, loker, free charging, free WiFi, taman bermain anak, co-working space, kursi prioritas, snack dan minuman berbayar mandiri, televisi, serta tentunya ruangan yg sejuk dan nyaman.

Taman Integritas yang terhubung langsung dengan ruang tunggu sidang tersaji dengan apik mengingatkan kepada semua pencari keadilan bahwa integritas wajib dijunjung tinggi sebab dengan integritas suatu tata kehidupan bernegara yang baik akan dapat terwujud. Sebagai umat beragama, integritas dapat menyelamatkan keberhasilan hidup seseorang di dunia dan akhirat. Taman Integritas sebagai spot foto bagi pengunjung yang dilengkapi dengan properti anti korupsi, akan menjadi public campaign bahwa PN Wates no corruption.

Acara peluncuran inovasi-inovasi di atas menjadi langkah optimalisasi layanan peradilan sesuai tema HUT ke-75 Mahkamah Agung RI, yaitu ‘Optimalisasi Peradilan Modern Merespon Pandemi Covid-19’. Meneruskan kegiatan upacara secara virtual yang dilaksanakan pada pagi harinya, launching inovasi melengkapi progres PN Wates membangun zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

(sw/pnwat)

Closing Meeting Assesment Internal Akreditasi Penjamainan Mutu (APM) Pengadilan Negeri Wates

Wates – Kamis, 30 Juli 2020 telah dilaksanakan closing meeting Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) di Pengadilan Negeri Wates. Assesment yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu sejak tanggal 27-29 Juli 2020 telah berjalan dengan lancar. Didalam closing meeting Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) ini membahas temuan-temuan baik minor ataupun mayor. Seperti isi sambutan Bapak Iwan Anggoro Warsita, SH., M.Hum, selaku Ketua Pengadilan Negeri Wates, dari temuan-temuan tersebut semoga dapat menjadi bahan untuk mengkoreksi diri sendiri, dan apa yang sudah diasesmen dapat diperbaiki dan membuat dokumen lebih tertata lebih rapi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Acara dilanjutkan dengan penyampaian hasil asesmen oleh ketua tim asesor yaitu Bapak Bayu Ruhul Azam, S.H., M.H.

Acara berjalan lancar, Asesmen Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) di Pengadilan Negeri Wates sudah selesai ditutup dengan penyerahan dokumen asesmen dari Ketua Tim Asesor kepada Ketua Pengadilan Negeri Wates..

Opening Meeting Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) di Pengadilan Negeri Wates

Wates – Bertempat di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri Wates mengadakan Opening Meeting Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) pada Senin (27/7/2020). Acara dipimpin oleh Bapak Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum, selaku Ketua Pengadilan Negeri Wates. Pelaksanaan Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) diadakan selama 3 hari pada tanggal 27-29 Juli 2020.
Opening Meeting Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Bayu Ruhul Azam, s.H., M.H, selaku Ketua Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM), dalam sambutannya beliau menyampaikan akan ada 13 asesi yang akan diperiksa. Sambutan dilanjutkan oleh Ibu Husnul Khotimah selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates.
Acara berlangsung lancar meskipun di tengah pandemi Covid 19, dan tetap menerapkan social distancing.
Setelah melaksanakan Opening Meeting Assesment Internal Akreditasi Penjaminan Mutu (APM), Tim Asesor mulai melakukan pemeriksaan Internal pada bagian dan subbagian di lingkungan Pengadilan Negeri Wates.