Tag Archives: Pengadilan Negeri Wates

PN Wates Hibahkan Kantor Lama ke Pemkab Kulon Progo

Wates – Pengadilan Negeri Wates mengadakan penandatangan berita acara serah terima gedung kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo hari ini, Senin, 28 September 2020. Pemberian hibah Barang Milik Negara berupa tanah, gedung, dan bangunan kantor lama Pengadilan Negeri Wates yang terletak di Jalan Sugiman 19 Wates, Kulon Progo, berlangsung lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bertempat di Ruang Tamu Terbuka Pengadilan Negeri Wates, hadir dalam acara ini Bupati Kulon Progo, Wakil Bupati Kulon Progo, Wakapolres Kulon Progo, Plt. Kajari Kulon Progo, Kasdim Kodim 0731/Kulon Progo, Komandan Satuan Brimob Kulon Progo, perwakilan Satuan Radar Congot, dan perwakilan beberapa Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Kulon Progo, yaitu Assek III Pemkab Kulon Progo, Kepala BAKD, Kepala Bappeda, serta Kepala Bagian Hukum.

Doa mengawali acara yang diadakan siang hari tersebut. Sambutan Ketua PN Wates mencairkan suasana dengan bercerita sejarah kantor lama dan proses hibah yang telah dimulai penjajakannya sejak tahun 2018. Kantor lama sangat berarti bagi Ketua Pengadilan Negeri Wates, Bapak Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum. Beliau membangun karier pertama kali dimulai dari gedung lama. Kecintaan dengan gedung lama, mendorongnya mencari ide agar bangunan kantor lama masih akan terus dimanfaatkan dan dipelihara, yakni dengan menghibahkan kepada Pemkab Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo, Bapak Sutedjo, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas serah terima hibah kantor lama Pengadilan Negeri Wates ini. Bupati berharap pelayanan pemerintahan dapat lebih maju dengan pemanfaatan gedung tersebut.

Penandatanganan berita acara serah terima dan naskah hibah serta penyerahan secara simbolik berupa kunci kantor dan sertifikat tanah menandai resminya pelimpahan hibah BMN kantor Pengadilan Negeri Wates kepada Pemkab Kulon Progo. Penyerahan BMN ini dilakukan sebagai tahapan prosedur tertib administrasi berdasarkan surat Kepala KPKNL Yogyakarta a.n. Menteri Keuangan nomor S-79/MK.06/WKN.09/KNL.06/2020 tentang Persetujuan Hibah BMN pada Mahkamah Agung RI.

Office tour sebagai tradisi penyambutan tamu PN Wates mengakhiri pertemuan serah terima hibah siang hari ini. Semoga tanah gedung dan bangunan eks Pengadilan Negeri Wates dapat lebih bermanfaat dan berkah untuk semua masyarakat Kulon Progo.

RUANG EDUKASI DAN INTEGRITAS DALAM SENANDUNG WATES JUARA

“Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya.” (Ki Hadjar Dewantara).

Peringatan HUT Mahkamah Agung ke-75 menjadi titik awal Pengadilan Negeri Wates menghadirkan terobosan baru berupa Ruang Edukasi, Taman Integritas dan Jingle Pengadilan Negeri Wates. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Bapak Iwan Anggoro Warsita S.H.,M.Hum. (Ketua PN Wates) dan Ibu Husnul Khotimah,S.H.,M.H. (Wakil Ketua PN Wates) pada tanggal 19 Agustus 2020 di tengah pandemik covid-19. Untuk itu, setiap Hakim dan pegawai wajib menggunakan masker dan melakukan pengukuran suhu tubuh.
Ruang Edukasi merupakan integrasi dari beberapa bagian yaitu Pojok Edukasi, Media Edukasi, Ruang Edukasi Anak, Tempat Ibadah (Mushola) dan Coworking Space. Setiap bagian mempunyai fungsi dan tujuan masing-masing. Walaupun demikian, semuanya masih dalam bingkai proses edukasi untuk masyarakat atau pengunjung PN Wates.
Pojok Edukasi menyediakan buku bacaan untuk Pengunjung. Berbagai jenis buku bacaan disediakan, mulai dari buku sosial, ilmu hukum, keagamaan sampai dengan buku cerita anak-anak. Setiap pengunjung dapat membaca buku-buku tersebut, namun tidak boleh dibawa pulang. Meskipun demikian, Pengunjung dapat membaca buku di sofa tempat duduk yang nyaman sambil menikmati hembusan udara sejuk dari alat pendingin udara.
Selain buku bacaan, Pojok Edukasi menyediakan Televisi, fasilitas charging handphone dan locker yang dilengkapi kunci untuk pengunjung. Misalnya pengunjung sidang harus mengikuti sidang namun buku belum selesai dibaca maka dapat disimpan di locker. Dalam hal ini, Pojok Edukasi merupakan fasilitas untuk mendukung peningkatan literasi di masyarakat.
Apabila ingin membaca sambil menikmati makanan ringan, Pengunjung dapat mendatangi Media Edukasi. Berbagai makanan ringan dan minuman kemasan telah tersedia dengan konsep ambyar, ambil langsung bayar. Jadi, Pengunjung bebas mengambil makanan atau minuman lalu membayarnya dengan meletakkan uang di tempat yang disediakan. Tujuan Media Edukasi antara lain mendidik untuk berperilaku anti korupsi dan melatih untuk lebih bertanggung jawab dalam setiap tindakan. Pada prinsipnya, Media Edukasi adalah Kantin Kejujuran kekinian.
Pengunjung yang membawa anak kecil dapat mengajak anaknya bermain di Ruang Edukasi Anak. Tempat ini menyediakan berbagai mainan untuk mengembangkan aspek kognitif dan perkembangan perseptual motorik anak. Ruang Edukasi Anak dirancang khusus agar anak dapat bermain sambil belajar. Keberadaan Ruang Edukasi Anak diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung pada objek edukasi sehingga anak dapat memperoleh pendidikan dengan cara yang edukatif dan rekreatif.
Tempat Ibadah (Musholla) menjadi salah satu bagian yang terintegrasi dalam Ruang Edukasi. Keberadaan Musholla dimaksudkan untuk memudahkan Pengunjung melaksanakan kegiatan keagamaan dengan nyaman. Untuk maksud itu, Musholla dilengkapi dengan sajadah, mukena dan alat pendingin udara. Akan tetapi di masa pandemi Covid 19, fasilitas sajadah dan mukena ditiadakan untuk sementara waktu.
Ruang Edukasi berusaha menghadirkan rasa empati di antara Pengunjung. Sikap empati adalah sikap yang muncul dari rasa iba atas derita orang lain. Sikap ini secara umum akan memiliki keinginan yang kuat untuk membantu orang lain sesuai kemampuannya. Untuk itu disediakan Kursi Prioritas di dalam Ruang Edukasi. Kursi Prioritas ini diperuntukkan wanita hamil, lanjut usia, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak. Tujuan akhirnya, proses edukasi ini akan menumbuhkan rasa peduli dan hormat kepada mereka yang memang diprioritaskan untuk duduk walaupun bukan berada di kursi prioritas.
Ruang Edukasi juga menyediakan coworking space (ruang kerja bersama) tanpa ada biaya atau gratis. Coworking space adalah sebuah tempat bagi individu-individu yang memiliki latar belakang pekerjaan bekerja dalam sebuah tempat. Fasilitas yang tersedia di coworking space ini antara lain kursi dan meja yang dilengkapi stopkontak serta akses internet melalui WIFI secara gratis. Selanjutnya secara bertahap akan disediakan komputer meja (desktop) dan mesin pencetak (printer).
Pada intinya Ruang Edukasi secara langsung maupun tidak langsung akan menumbuhkan Integritas. Hal ini penting berkaitan dengan adanya krisis integritas yang dikeluhkan masyarakat terhadap seluruh elemen di Pengadilan. Oleh karena itu untuk merespon keluhan masyarakat maka PN Wates juga membangun Taman Integritas.
Taman Integritas ini berbentuk taman kecil yang yang terhubung dengan Ruang Edukasi. Selain sebagai Public campaign PN Wates, Taman Integritas dapat digunakan oleh Pengunjung sebagai background untuk berswafoto dengan props bertemakan anti korupsi yang telah disediakan. Pada akhirnya, Pengunjung yang berswafoto di depan Taman Integritas secara tidak langsung akan “mempublikasikan diri” anti korupsi.
Taman Integritas adalah cara seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan PN Wates untuk menunjukan kesatuan yang utuh dan sikap yang teguh dalam mempertahankan prinsip tidak mau korupsi. Taman Integritas juga merupakan bentuk pertanggungjawaban PN Wates sebagai Unit kerja (Pengadilan) penerima predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2019. Selain itu untuk menegaskan PN Wates sebagai salah satu Unit kerja penerima WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) yang telah diusulkan oleh Mahkamah Agung Tahun 2020.
Keberadaan Ruang Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Wates merupakan salah satu upaya PN Wates dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bagi bangsanya, dan bagi manusia di dunia. Kehadiran Ruang Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Wates menjadi lengkap dengan senandung PN Wates Juara. Lagu yang mengekspresikan pengalaman Penciptanya, Ade Wahyu Hidayat (Juru Sita Pengganti) dalam menjalankan tugas dan fungsinya di Pengadilan Negeri Wates.
JUARA adalah slogan PN Wates sebagai singkatan dari Jempolan, Unggul, Apik, Resik Akuntabel. Namun tidak berhenti sebagai slogan semata, JUARA ini diwujudkan dengan prestasi diantaranya Juara II PN Kelas 1B dalam Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2020. Prestasi tersebut merupakan peningkatan setelah sebelumnya menjadi Juara III PN Kelas 1B dalam Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2018. Oleh karena itu tidaklah heran jika videotron sebagai media sosialisasi PN Wates berkumandang elegan di seantero Yogyakarta International Aiport (YIA). Akhirnya, Ruang Edukasi dan Taman Integritas di PN Wates berpadu dalam sebuah senandung, PN Wates JUARA.
PN Wates siap melayani anda
Melayani dengan segenap jiwa
Pelayanan prima tanpa biaya
Sesuai motto kita sang juara
PN Wates siap melayani anda
Melayani dengan setulus cinta
Pelayanan prima tanpa biaya
Sesuai motto kita sang juara
Jempolan,unggul,apik,resi, akuntabel pelayanannya
Komitmen kita bersama-sama
PN Wates selalu juara
Jempolan,unggul,apik,resik akuntabel pelayanannya
Komitmen kita bersama-sama
PN Wates selalu juara

(Jingle PN Wates JUARA)

Oleh: Bayu Ruhul Azam (Hakim PN Wates)

*Artikel ini telah dimuat pada majalah DANDAPALA Volume VI, Edisi 36, Juli-Agustus 2020

Presiden Joko Widodo: “Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Terbaik di Indonesia”

Kulon Progo, 28 Agustus 2020 – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Jumat (28/8/2020) pagi. Peresmian YIA ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur D.I. Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

“Terima kasih kepada Angkasa Pura I dan PP yang pengerjaannya menurut saya ini terbaik di Indonesia untuk saat ini. Saya yakin bandara ini akan menjadi bandara yang paling ramai jika vaksin telah ditemukan,” ujar Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Bandara ini dikerjakan sangat cepat, hanya 20 bulan dan kalau kita bandingkan dengan Bandara Adisutjipto, panjang runway disana 2.200 meter, disini 3.250 meter dan mampu didarati oleh pesawat Airbus A380 dan Boeing 777,” kata Presiden Joko Widodo.

“Hadirnya YIA ini merupakan bentuk kontribusi kami untuk menghadirkan layanan bandara berkelas dunia dengan mengutamakan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi seluruh pengguna jasa bandara dan solusi atas permasalahan lack of capacity yang terjadi di Bandara Adisutjipto,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

YIA dibangun dengan investasi dana sebesar Rp11,3 triliun, di mana Rp7,1 triliun digunakan untuk pembangunan fisik dan Rp4,2 triliun untuk pembebasan lahan. Dengan luas terminal sebesar 219.000 meter persegi dan total luas area bandara mencapai 587 hektar, menjadikan YIA sebagai salah satu bandara terbesar di Indonesia dengan kapasitas saat ini dapat menampung hingga 20 juta penumpang per tahun atau 11 kali lebih besar dari Bandara Adisutjipto yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang per tahun. Pada kapasitas ultimate , YIA nantinya dapat menampung hingga 24 juta orang per tahun.

Layanan dan Fasilitas Pendukung YIA

Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, YIA dilengkapi dengan 96 konter check-in, 12 konter imigrasi di area keberangkatan, 8 konter imigrasi di area kedatangan, 74 eskalator, 41 lift, 38 travelator, 60 toilet, 13 nursery room, 45 mushola, 2 kids zone, 4 unit x-ray cabin di screening check point (SCP) 1, 16 unit x-ray cabin dan 16 unit walk through metal detector (WTMD) di terminal domestik, 7 unit x-ray cabin dan 7 unit WTMD di terminal internasional screening sheck point (SCP) 2, baggage handling system, dan hold baggage screening (HBS) level 4. Tersedia pula gedung parkir yang dapat menampung hingga 4.900 kendaraan roda dua, 1.230 kendaraan roda empat, dan lahan parkir nongedung yang dapat menampung 61 bus dan 402 kendaraan roda empat.

Untuk fasilitas sisi udara YIA memiliki kapasitas 17 parking stand yang dapat menampung 5 pesawat wide body dan 12 pesawat narrow body atau 22 parking stand untuk pesawat narrow body serta dilengkapi dengan 10 aviobridge dan terminal kargo dengan kapasitas 500 ton/hari. Runway bandara ini memiliki dimensi 3.250 m x 45 m dengan nilai PCN 93 F/C/X/T hingga dapat melayani pesawat terberat seperti Boeing B-777 dan pesawat terbesar seperti Airbus A380.

YIA juga telah didukung oleh transportasi publik atau multimoda yang memadai seperti shuttle bus DAMRI dan SatelQu dengan beragam titik penjemputan di Bandara Adisutjipto dan Yogyakarta dengan keberangkatan setiap 30 menit, serta Kereta Api (KA) Bandara dari Stasiun Tugu dengan keberangkatan setiap jam. Aksesibilitas taksi reguler dan online pun juga secara mudah tersedia untuk penumpang.

Dilengkapi Sistem Terpadu Peringatan Bencana

YIA telah dilengkapi sistem terpadu peringatan dini potensi gempa dan tsunami, serta cuaca ekstrem. Sistem terpadu deteksi dini gempa dan tsunami ini menjadikan YIA sebagai bandara pertama yang memiliki mitigasi gempa dan tsunami.

“Sistem terpadu peringatan dini ini sekaligus melengkapi sistem evakuasi dan manajemen bencana yang telah kami rancang sejak tahap perencanaan. Desain dan struktur seluruh bangunan di area YIA telah siap untuk dijadikan tempat evakuasi sementara (TES) ketika terjadi gempa & tsunami,” kata Faik Fahmi.

Sejak tahap perencanaan, YIA memang telah memperhitungkan potensi risiko gempa dan tsunami sehingga YIA didesain untuk dapat memitigasi gempa hingga 8,8 magnitudo dan tinggi gelombang tsunami hingga 8-12,8 meter dari mean sea level.

Sistem peringatan atau deteksi dini gempa dan tsunami di YIA dibangun berdasarkan perhitungan dan analisis matematis-fisik terhadap posisi dan kekuatan gempa bumi yang termonitor dari Kantor Pusat BMKG Kemayoran, Jakarta. Sistem terpadu deteksi dini gempa dan tsunami ini terdiri dari sistem monitoring atau observasi, sistem processing, sistem diseminasi, dan respons.

Konsep Modern, Kearifan Lokal dan Memberdayakan UMKM

YIA dirancang dengan arsitektur bergaya modern, namun secara eksterior dan interior tetap menggambarkan budaya Yogyakarta, baik itu melalui instalasi karya seni / Artwork yang melibatkan berbagai seniman lokal Yogyakarta, serta beragam area yang telah didesain secara khusus untuk menjadi etalase Yogyakarta, Kulon Progo dan sekitarnya.

“Kami juga telah menyiapkan area tenant untuk UMKM seluas 1.500 meter persegi di dalam terminal, yang dapat menampung 300 UMKM dan area seluas 880 meter persegi di Gedung Penghubung yang dapat mengakomodir 170 UMKM. Ini merupakan komitmen kami untuk terus membangkitkan produk UMKM agar mampu bersaing dengan produk-produk internasional khususnya di YIA,” jelas Faik Fahmi.

* * *

Sumber :
Vice President Corporate Secretary
Handy Heryudhitiawan

Hadiah HUT ke-75 MA RI, PN Wates Raih Kejuaraan Lomba PTSP

Wates – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Mahkamah Agung RI tahun ini menyisakan kenangan yang berkesan bagi PN Wates. Selain peluncuran inovasi-inovasi terbaru, PN Wates dinobatkan sebagai Juara 2 Lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kategori Pengadilan Kelas I B yang digelar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.

Serangkaian tahapan perlombaan telah dimulai sejak bulan Juni 2020. Kewajiban mengunggah video profil Pelayanan Terpadu Satu Pintu setiap kantor pengadilan membuat masyarakat lebih familier dengan layanan pengadilan. PN Wates pun tidak kalah semangat dalam mempromosikan layanan PTSP. Dengan mengadakan kuis berhadiah, banyak masyarakat di wilayah hukum yang mengikuti akun media sosial PN Wates, termasuk menonton video layanan PTSP.

Memasuki putaran kedua lomba, PN Wates semakin menambah performa layanan PTSP. Bersama 15 pengadilan negeri kelas I B lainnya, PN Wates mengikuti ujian wawancara. Petugas-petugas PTSP bersama pengawas dan hakim koordinator pengawas menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Badilum berdasarkan pengetahuan dan praktik sehari-hari.

Selasa, 18 Agustus 2020, Badilum melalui aplikasi zoom mengumumkan penganugerahan kejuaraan lomba PTSP. Alhamdulillah, PN Wates berhasil meraih peringkat ke 2 kategori PN kelas I B. Penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi pengadilan yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan 16 Wates. Meskipun dalam pandemi, pengadilan harus berupaya agar layanan tetap berjalan dan tersampaikan ke para pencari keadilan. Melengkapi penghargaan ini, launching inovasi Pojok Edukasi, Taman Integritas, dan Jingle PN Wates yang diadakan pada hari berikutnya (Rabu, 19 Agustus 2020) sukses menyemarakkan milad ke-75 Mahkamah Agung RI tahun 2020.

Dirgahayu Mahkamah Agung Republik Indonesia. Mahkamah Agung Jaya!

Peringati HUT KE-75 Mahkamah Agung RI, Pengadilan Negeri Wates Launching Pojok Edukasi, Taman Integritas, dan Jingle ‘PN Wates Juara’

Wates – (19/08/2020) Memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Pengadilan Negeri meluncurkan Pojok Edukasi, Taman Integritas, dan Jingle ‘PN Wates JUARA’. Inovasi terbaru PN Wates ini merupakan wujud pemberian pelayanan prima kepada masyarakat pengguna pengadilan.

Mengawali peresmian inovasi pada hari ini, Ketua Pengadilan Negeri Wates, Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum. membuka acara dengan sambutan. Bapak Ketua PN Wates menerangkan bahwa integritas itu ada dua macam, yakni kesolehan dan kemurnian. Kesolehan ditunjukkan dengan pemasangan tulisan-tulisan anti korupsi dan pembangunan zona integritas secara nyata, sementara kemurnian harus dihidupkan dengan membangun jiwa yang bersih, yang murni, yang memang jauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Bertepatan dengan euforia peringatan hari jadi Mahkamah Agung, hari ini lagu ‘PN Wates JUARA’ secara resmi dirilis sebagai jingle resmi pengadilan yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan 16 Wates tersebut. Lagu yang bergenre pop itu merupakan hasil karya ciptaan Ade Wahyu Hidayat, Juru Sita Pengganti PN Wates.

Selanjutnya, pengguntingan pita menandai pembukaan Pojok Edukasi dan Taman Integritas Pengadilan Negeri Wates. Pojok Edukasi menyediakan koleksi buku-buku dan majalah yang dapat dimanfaatkan para pihak saat menunggu antrean persidangan. Ruang Mediasi (Media Edukasi) akan nyaman digunakan pengunjung sidang untuk mengecek kelengkapan berkas maupun berselancar online dengan WiFi nirbiaya. Pada ruangan ini terdapat pula space kantin kejujuran. Pengunjung dapat membeli makanan/minuman dengan mengambil dan membayar sendiri secara langsung tanpa adanya penjual. Area ini mengajarkan nilai-nilai kejujuran untuk selalu diterapkan dimanapun berada.

Masih dalam upaya membangun pelayanan publik yang berprinsip good governance, Media Edukasi PN Wates ini ditata dengan bertujuan agar dapat berfungsi sebagai ruang tunggu terintegrasi yang mempunyai fasilitas mushola, taman bacaan manual dan elektronik, loker, free charging, free WiFi, taman bermain anak, co-working space, kursi prioritas, snack dan minuman berbayar mandiri, televisi, serta tentunya ruangan yg sejuk dan nyaman.

Taman Integritas yang terhubung langsung dengan ruang tunggu sidang tersaji dengan apik mengingatkan kepada semua pencari keadilan bahwa integritas wajib dijunjung tinggi sebab dengan integritas suatu tata kehidupan bernegara yang baik akan dapat terwujud. Sebagai umat beragama, integritas dapat menyelamatkan keberhasilan hidup seseorang di dunia dan akhirat. Taman Integritas sebagai spot foto bagi pengunjung yang dilengkapi dengan properti anti korupsi, akan menjadi public campaign bahwa PN Wates no corruption.

Acara peluncuran inovasi-inovasi di atas menjadi langkah optimalisasi layanan peradilan sesuai tema HUT ke-75 Mahkamah Agung RI, yaitu ‘Optimalisasi Peradilan Modern Merespon Pandemi Covid-19’. Meneruskan kegiatan upacara secara virtual yang dilaksanakan pada pagi harinya, launching inovasi melengkapi progres PN Wates membangun zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

(sw/pnwat)